Assalam mu alaikum wr.wb
Halo semua . . .
Di kesempatan ini saya akan mengulas tentang Club Bola Volly Putra Brazil yang disebut-sebut sebagai peringkat 1 sedunia
Perkembangan prestasi club bola volly putra brazil
Sampai dengan tahun 1980-an, tim bola voli Brazil bukanlah tim yang
masuk deretan papan atas voli dunia. Tim negara ini baru layak
diperhitungkan ketika Generasi Perak-nya lahir di tahun 1982. Beberapa
nama besar lahir dari era ini. Sebut saja William, Bernard, serta Renan
Dalzotto yang kemudian direkrut oleh timnas Italia karena memiliki dua
kewarganegaraan. Selanjutnya Xando, Montanaro dan Bernardinho yang saat
ini menjadi pelatih tim nasional Brazil.
Disebut Generasi Perak karena tim ini berhasil menyumbangkan Medali
Perak Olimpiade untuk kali yang pertama bagi negaranya, setelah kalah
dari Amerika Serikat di pertandingan final. Prestasi ini tidak lepas
dari keberpihakan Dewi Fortuna. Saat itu Uni Soviet sebagai salah satu
tim elit voli dunia memutuskan untuk tidak ikut serta.
Sejak itu, bagai bunga tumbuh di musim semi, voli menjadi olahraga yang
populer di Brazil, selain sepakbola tentunya. Setiap negara bagian
memiliki federasi voli masing-masing, tempat bergabungnya tim-tim lokal
yang menjadi cikal bakal tim nasional. Hasilnya, prestasi yang
membanggakan. Brazil selalu menjadi tim elit dalam setiap event dunia
yang diikut
Setelah mengalami naik-turun prestasi, pada tahun 2001 Konfederasi Bola
Voli Brazil (Confederação Brazileira de Voleibol) memilih Bernardo
Rezende sebagai pelatih kepala Tim Nasional Putra. Sebelumnya pelatih
berjuluk Bernardinho ini telah menghabiskan enam tahun melatih Tim
Nasional Putri.
Pada era Bernardo Rezende ini Brazil mencapai masa keemasannya. Di tahun
pertamanya, tim mendapatkan tiga medali emas yaitu di Liga Dunia, Piala
Amerika dan Kejuaraan Amerika Selatan dan satu medali perak pada World
Grand Champions Cup. Pada tahun 2002, Brazil menjadi juara kedua di Liga
Dunia setelah kehilangan gelar di rumah sendiri dalam pertandingan
melawan Rusia. Namun di musim yang sama, mereka menjadi jawara di
Kejuaraan Dunia untuk pertama kalinya
Di tahun 2003 Brazil menjuarai Liga
Dunia yang diselenggarakan di Madrid, Spanyol untuk yang ketiga kalinya.
Di final yang ketat dan sangat menarik, mereka menaklukkan Serbia dan
Montenegro 3-2. Sayangnya di ajang Pan American Games yang berlangsung
di Santo Domingo (Republik Dominika) mereka hanya meraih perunggu. Di
semifinal mereka ditekuk Venezuela. Namun kekalahan tersebut langsung
dibalas satu bulan berikutnya dalam ajang South American Championship.
Di final mereka mencukur Venezuela 3-0.
Tahun berikutnya, Bernardinho memimpin
tim Brazil meraih gelar keempat Liga Dunia. Pada bulan Agustus, skuad
pria Brazil memenangkan Medali Emas Olimpiade kedua dalam sejarah, yaitu
di Athena tahun 2004. Di final, Brazil mengalahkan Italia 3-1.
Pada musim 2005, tim juara olimpiade ini
memperoleh empat medali lagi. Dalam pertandingan final Liga Dunia
melawan Serbia dan Montenegro, Brazil merebut emas setelah menang 3-1.
Kemudian mereka menjadi juara kedua di Piala Amerika, setelah dikalahkan
oleh Amerika Serikat di final. Di Kejuaraan Amerika Selatan, Brazil
memperoleh gelar ke-25 dengan memenangkan semua pertandingan dan hanya
kehilangan satu set. Tim Rezende Bernardo ini menutup tahun dengan
gemilang setelah meraih Medali Emas di World Grand Champions Cup di
Jepang.
Selama tahun 2006, tim Brazil berhasil
memenangkan gelar keenam di Liga Dunia dan gelar kedua di Kejuaraan
Dunia. Tim ini dianggap oleh banyak orang sebagai yang terbaik dan
paling konsisten sepanjang masa.
Prestasi Tim Putra Senior Brazil
Olimpiade
Emas : 2 kali (1992, 2004)
Perak: 2 kali (1984, 2008)
Kejuaraab Dunia (World Championship)
Emas : 2 kali (2002, 2006)
Perak : 1 kali (1982)
Piala Dunia (World Cup)
Emas : 2 kali (2003, 2007)
Perunggu : 1 kali (1995)
World Grand Champions Cup
Emas: 3 kali (1997, 2005, 2009)
Perak: 2 kali (1993, 2001)
Liga Dunia (World League)
Emas: 8 kali (1993, 2001, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2009)
Perak: 2 kali (1995, 2002)
Perunggu : 4 kali (1990, 1994, 1999, 2000)
Kejuaraan Amerika Selatan (South American Championship)
Emas:
27 kali (1951, 1956, 1958, 1961, 1962, 1967, 1969, 1971, 1973, 1975,
1977, 1979, 1981, 1983, 1985, 1987, 1989, 1991, 1993, 1995, 1997, 1999,
2001, 2003, 2005, 2007, 2009)
Piala Amerika (America's Cup)
Emas : 3 kali (1998, 1999, 2001)
Perak : 4 kali (2000, 2005, 2007, 2008)